MTQ Pertama Tingkat SMA Sederajat: UKM IPQOH IAIN Kerinci Membumikan Al-Qur’an, Melangitkan Harapan

oleh -199 Dilihat

Sungai Penuh – Lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema di Masjid Al-Muthmainnah IAIN Kerinci pada Kamis, 2 Oktober 2025. UKM Ikatan Para Qari-Qariah Hafizh Hafizah (IPQOH) untuk pertama kalinya menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat SMA sederajat se-Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci. Dengan tema “Membumikan Al-Qur’an, Melangitkan Harapan”, kegiatan ini berlangsung khidmat dari pagi hingga petang.

Sebanyak 74 peserta turut berpartisipasi dalam dua cabang lomba, yaitu tilawah dan hifzil Qur’an. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata bahwa kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an terus tumbuh subur. Setiap lantunan ayat yang diperdengarkan menghadirkan keteduhan jiwa sekaligus meneguhkan harapan lahirnya generasi Qur’ani yang tangguh dan berakhlak mulia.

Ketua Panitia, Wais Alqarni Ritonga, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, anggota, dan pihak IAIN Kerinci yang telah berkontribusi menyukseskan acara ini. Ia menegaskan bahwa keberhasilan MTQ perdana ini lahir dari kerja sama dan semangat kebersamaan para pecinta Al-Qur’an.

Ketua UKM IPQOH, Vesi Frieola, juga menuturkan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam. Ia menyampaikan penghargaan khusus kepada Buya Ferki Ahmad Marlion selaku Pembina UKM yang telah membimbing sejak awal berdirinya. “Kini IPQOH memiliki program pembinaan mingguan, mulai dari tahsin, tilawah, tartil, tahfiz, riset, hingga seni khat, yang menjadi wadah pengembangan potensi mahasiswa,” ujarnya.

Wakil Rektor II IAIN Kerinci, Prof. Dr. Ahmad Jamin, dalam sambutannya menyambut hangat para peserta dengan menyebut IAIN Kerinci sebagai “kampus progresif”. Ia berpesan agar MTQ ini diikuti dengan penuh kesungguhan dan kekhidmatan, sehingga nilai spiritualnya benar-benar tertanam dalam jiwa para generasi muda.

Acara secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor I, Dr. Faizin, M.Ag., yang memberikan apresiasi besar atas terselenggaranya MTQ perdana ini. Beliau menekankan bahwa kegiatan semacam ini perlu dipertahankan dan dikembangkan di masa mendatang, sebagai bentuk komitmen kampus dalam membina generasi Qur’ani.

Dalam kesempatan yang sama, Pembina UKM IPQOH, Buya Ferki Ahmad Marlion, menyampaikan harapan agar lantunan ayat-ayat suci dalam MTQ ini menjadi cahaya penyejuk bagi sivitas akademika IAIN Kerinci. Ia menegaskan bahwa MTQ tidak hanya sebatas perlombaan, tetapi juga sarana menumbuhkan kecintaan, penghayatan, dan pengamalan terhadap Al-Qur’an.

Dengan semangat membumikan Al-Qur’an dan melangitkan harapan, MTQ pertama yang diselenggarakan UKM IPQOH IAIN Kerinci ini menorehkan sejarah penting. Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan ini menjadi gerakan spiritual dan intelektual untuk membentuk generasi Qur’ani yang cerdas, religius, serta siap memberi maslahat bagi masyarakat.