Tim Tari Tradisional IAIN Kerinci Raih Penghargaan Platinum Medal di SeIBa International Festival 2025

oleh -218 Dilihat
Tim Tari Tradisional IAIN Kerinci Raih Penghargaan Platinum Medal di SeIBa International Festival 2025
Tim Tari Tradisional IAIN Kerinci Raih Penghargaan Platinum Medal di SeIBa International Festival 2025

Padang, 4 Oktober 2025 – Prestasi membanggakan diraih oleh Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci. Tim Tari Tradisional IAIN Kerinci berhasil meraih penghargaan Platinum Medal pada ajang The 3rd SeIBa International Festival 2025 yang diselenggarakan di Kampus III UIN Imam Bonjol Padang. Penghargaan ini diperoleh melalui penampilan gemilang dalam tari tradisional bertema “Warisan Pusako Kerinci”, yang memukau dewan juri dan audiens internasional.

Tarian ini dibawakan oleh empat mahasiswa berbakat, yaitu Naim Munawaroh, Dannil Firnanda, Yuli Nur Radhwa, dan Wena Aprina. Dengan harmoni gerak, ekspresi, dan musik tradisional, mereka berhasil menghadirkan kisah budaya Kerinci yang sarat makna spiritual dan nilai-nilai leluhur. Warisan Pusako Kerinci merupakan perpaduan antara Tari Iyo-iyo yang melambangkan semangat hidup dan Tari Asek yang menjadi simbol rasa syukur kepada para leluhur.

Kesuksesan ini tidak lepas dari bimbingan dan arahan Pembina UKM Wadah Kreativitas Mahasiswa (WKM) IAIN Kerinci, Ade Putra Hayat, M.Pd. Melalui pendampingan intensif, beliau memberikan pembinaan koreografi, pemaknaan gerak, hingga penguatan karakter budaya pada setiap penampilan. “Kami ingin para mahasiswa tidak hanya menari, tetapi juga memahami filosofi budaya yang mereka bawa ke atas panggung. Itu yang membuat penampilan mereka hidup dan menyentuh hati penonton,” ujarnya.

Penghargaan Platinum Medal ini menjadi bukti nyata bahwa kreativitas mahasiswa IAIN Kerinci mampu bersaing di tingkat internasional, sekaligus memperkuat eksistensi seni tradisional Kerinci di kancah global.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Dr. Halil Khusairi, M.Ag, menyampaikan apresiasi tinggi atas pencapaian tersebut. “Kami sangat bangga dengan prestasi tim tari tradisional ini. Kemenangan ini bukan hanya milik para penari, tetapi juga cerminan semangat dan dedikasi seluruh sivitas akademika IAIN Kerinci dalam melestarikan budaya daerah. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya dan berkompetisi secara positif,” ungkapnya.

Dengan capaian ini, IAIN Kerinci kembali menegaskan perannya sebagai kampus yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga berkomitmen menjaga dan memajukan seni serta budaya Nusantara.