
Pembukaan festival diawali dengan parade delegasi dari empat negara ASEAN—Filipina, Thailand, Malaysia, dan Vietnam—serta 16 kontingen PTKIN se-Indonesia. Setiap peserta menampilkan identitas budaya melalui busana adat khas daerah dan negara masing-masing.
Festival internasional ini resmi dibuka oleh Rektor UIN Imam Bonjol Padang. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa SeIBa International Festival merupakan wadah strategis untuk mempererat hubungan antar-PTKIN di Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara, sekaligus mendorong kemajuan di bidang pendidikan, budaya, dan seni.
Delegasi IAIN Kerinci berpartisipasi dalam sejumlah cabang kesenian, meliputi Pop Solo, Puisi, dan Tari Tradisional. Adapun nama mahasiswa yang tampil sebagai peserta yaitu:
Putri Chasandra, Azza Nazilla Rizal, Anggun Dwi Putri, Naim Munawaroh, Dannil Firnanda, Yuli Nur Radhwa, Wena Aprina (Tari Kontemporer)
Saskia Mawaddah (Puisi)
Zufri Juliardi (Pop Solo)
Selain mahasiswa, kontingen IAIN Kerinci juga didampingi oleh pembina UKM Seni dan Budaya, Ade Putra Hayat, M.Pd., untuk memastikan kelancaran selama kegiatan berlangsung.
“Keikutsertaan IAIN Kerinci dalam ajang internasional ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa, baik di bidang seni, budaya, maupun akademik. Kami berharap pengalaman ini menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus berkarya dan membawa nama baik kampus di kancah internasional,” ungkapnya.